Gelap malam masih bertahta
Menanti mentari bangun dari tidurnya
Di sana aku setengah terjaga
Tertawa dalam selimut tebalku
Muncul bayangan beralur
Kian silih berganti
Kala mentari masih terlelap
Kadang aku menangis
Berlinang ribuan tetes air mata
Terbawa suasana duka
Selimuti hati yang hampa
Kadang aku bahagia
Berlari puas pada dimensi tanpa batas
Melompat girang tanpa sebab yang pasti
Bertolak dari realita
Kadang aku terpaku
Tak bisa mencari jawaban
Arti dari yang kualami
Ada hitam, ada putih
Kadang aku murka
Meletup garang tanda emosi
Amarah menghujani diriku
Tanpa alasan berarti
Ajaib, ajaib dari Ilahi
Melatih kontrol emosi
Walau mata terpejam
Malam panjang terus berjalan...
-CumiDarat- 48 28-2-2005 ->r
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment